<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kisah Sedih Membuat Kita Bahagia</title>
	<atom:link href="http://psikologi.com/kisah-sedih-membuat-kita-bahagia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://psikologi.com/kisah-sedih-membuat-kita-bahagia/</link>
	<description>Belajar psikologi untuk kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Mar 2015 23:53:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>By: rella febrianta</title>
		<link>http://psikologi.com/kisah-sedih-membuat-kita-bahagia/#comment-99</link>
		<dc:creator>rella febrianta</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2014 07:18:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://psikologi.com/?p=30#comment-99</guid>
		<description>diminati atau tidaknya acara televisi tersebut ini akan membawa kita ksuatu kesadaran dimana didunia ini ternyata banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita seharinya,dari pemikiran penulis terhadap tulisan diatas,ini mengisyaratkan penderitaan berbagai macam ragam yang terjadi antara individu satu dengan yang lainnya akan banyak memberi dampak positif terhadap pemirsa setidaknya ada penderitaan yang lebih dirasakan oleh orang lain jika sipemirsa mengalami hal yang sama juga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>diminati atau tidaknya acara televisi tersebut ini akan membawa kita ksuatu kesadaran dimana didunia ini ternyata banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita seharinya,dari pemikiran penulis terhadap tulisan diatas,ini mengisyaratkan penderitaan berbagai macam ragam yang terjadi antara individu satu dengan yang lainnya akan banyak memberi dampak positif terhadap pemirsa setidaknya ada penderitaan yang lebih dirasakan oleh orang lain jika sipemirsa mengalami hal yang sama juga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mofa</title>
		<link>http://psikologi.com/kisah-sedih-membuat-kita-bahagia/#comment-69</link>
		<dc:creator>mofa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2013 16:14:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://psikologi.com/?p=30#comment-69</guid>
		<description>kenapa kita senang dengan acara seperti ini?
karena kita melihat orang yang kurang mampu diberikan bantuan materi, sepertinya orang yang dikasih bantuan itu bahagia.. dan kebahagian orang yang kurang mampu itulah yang membuat penonton ikut bahagia.
ketika orang lain bahagia dan kita ikut bahagia bukankah itu hal yang bagus?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenapa kita senang dengan acara seperti ini?<br />
karena kita melihat orang yang kurang mampu diberikan bantuan materi, sepertinya orang yang dikasih bantuan itu bahagia.. dan kebahagian orang yang kurang mampu itulah yang membuat penonton ikut bahagia.<br />
ketika orang lain bahagia dan kita ikut bahagia bukankah itu hal yang bagus?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Patricia</title>
		<link>http://psikologi.com/kisah-sedih-membuat-kita-bahagia/#comment-60</link>
		<dc:creator>Patricia</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2013 04:01:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://psikologi.com/?p=30#comment-60</guid>
		<description>Mungkin dengan melihat acara seperti itu bisa memberikan optimisme tersendiri pada yg melihat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin dengan melihat acara seperti itu bisa memberikan optimisme tersendiri pada yg melihat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rendy</title>
		<link>http://psikologi.com/kisah-sedih-membuat-kita-bahagia/#comment-26</link>
		<dc:creator>rendy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2012 20:03:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://psikologi.com/?p=30#comment-26</guid>
		<description>itu tergantung pada bagaimana adegan sedih itu diperankan.... n siapa pemeranya. jika pemerannya sangat menguasai karakter sedih, yg pastinya penonton ikut sedih. jika yg memerankannya seorang pelawak, org yg tdk mampu mengelurkan karakter sedih... yah pASTILAH ADA YG TAWA N ....BAHAGIA...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itu tergantung pada bagaimana adegan sedih itu diperankan&#8230;. n siapa pemeranya. jika pemerannya sangat menguasai karakter sedih, yg pastinya penonton ikut sedih. jika yg memerankannya seorang pelawak, org yg tdk mampu mengelurkan karakter sedih&#8230; yah pASTILAH ADA YG TAWA N &#8230;.BAHAGIA&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arifin Ng</title>
		<link>http://psikologi.com/kisah-sedih-membuat-kita-bahagia/#comment-19</link>
		<dc:creator>arifin Ng</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 19:32:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://psikologi.com/?p=30#comment-19</guid>
		<description>Salam, banyak org yg berpadangan berbeda2, kisah sedih mkn bisa mengguntungkan TV, tapi kalo org bisa senang dengan kesedihan yg menjatuh pada org lain, menurut saya,ini pandangan yang penuh tanda tanya besar! Namun yg jelas nya, semakin sedih sebuah kondisi akan menciptakan situasi yg sama, dan penonto juga bisa melepaskan kesedihan pribadinya lewat menoton,toh kalo laris cerita sedih, berarti di negarakita banyak org yang susah dan sedih :) untuk org khusus/bijaksana akan belajar mengoreksi diri sendiri dan belajar lebih baik,benar,maupun tidak berdiri di jalan yang sama! Kalo ngak org sedih di negara kita akan tambah 1 lagi :) slamat bljr dan mengambil hikma nya trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam, banyak org yg berpadangan berbeda2, kisah sedih mkn bisa mengguntungkan TV, tapi kalo org bisa senang dengan kesedihan yg menjatuh pada org lain, menurut saya,ini pandangan yang penuh tanda tanya besar! Namun yg jelas nya, semakin sedih sebuah kondisi akan menciptakan situasi yg sama, dan penonto juga bisa melepaskan kesedihan pribadinya lewat menoton,toh kalo laris cerita sedih, berarti di negarakita banyak org yang susah dan sedih <img src='http://psikologi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  untuk org khusus/bijaksana akan belajar mengoreksi diri sendiri dan belajar lebih baik,benar,maupun tidak berdiri di jalan yang sama! Kalo ngak org sedih di negara kita akan tambah 1 lagi <img src='http://psikologi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  slamat bljr dan mengambil hikma nya trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
